Jalan Aspal di Pasang Keramik, 18 Orang Warga Terjatuh Berserakan
Views: 83
JOS889 NEWS - Sebuah insiden yang mengejutkan terjadi di Jalan Sudirman Medan, tepatnya di kawasan dekat Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara (GubSU), ketika jalan yang baru saja dipasang keramik menjadi licin dan menyebabkan 18 orang warga terjatuh berserakan. Kejadian ini terjadi pada hari Kamis pagi, saat banyak warga sedang melintasi jalan tersebut untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Pada awalnya, jalan tersebut memang sudah direnovasi dan dipoles dengan lapisan keramik baru, yang diharapkan bisa memberikan tampilan lebih rapi dan estetik. Namun, baru beberapa jam setelah pemasangan keramik selesai, para pengguna jalan yang melintas di kawasan itu, terutama pejalan kaki dan pengendara sepeda motor, mulai melaporkan bahwa permukaan jalan menjadi sangat licin.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 pagi, saat banyak orang, termasuk para pekerja, pelajar, dan warga setempat, sedang beraktivitas rutin di jalan itu. Ketika mereka berjalan atau bersepeda, banyak yang terjatuh tanpa bisa menghindar akibat licinnya permukaan jalan yang terbuat dari keramik. Sebanyak 18 orang dilaporkan jatuh berserakan di jalan, sebagian besar mengalami cedera ringan dan sejumlah lainnya terjatuh cukup parah.
Beberapa saksi mata yang berada di lokasi kejadian menjelaskan bahwa jalan yang baru saja dipasang keramik tersebut tampaknya belum sepenuhnya aman untuk digunakan. Permukaan keramik yang dipasang pada jalan aspal tersebut ternyata sangat licin, terutama setelah terpapar sedikit air hujan. Kejadian tersebut mengungkapkan bahwa keramik yang digunakan mungkin tidak sesuai dengan standar keselamatan untuk permukaan jalan yang sering dilalui pejalan kaki dan kendaraan.
Setelah kejadian tersebut, banyak warga yang langsung memberikan pertolongan kepada mereka yang terjatuh. Beberapa di antaranya mengalami luka ringan, seperti memar dan goresan, sementara yang lain hanya merasakan kesakitan pada bagian tubuh yang jatuh.
Kejadian ini menarik perhatian publik, terutama pengguna jalan yang merasa sangat kecewa dengan kualitas pemasangan keramik tersebut. Mereka merasa bahwa pekerjaan renovasi jalan yang semestinya memberikan kenyamanan malah justru berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan juga menyatakan bahwa mereka akan segera melakukan pengecekan ulang terhadap jalan tersebut dan berkoordinasi dengan pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. “Kami akan memastikan bahwa jalan yang diperbaiki memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan bagi warga. Kami akan melakukan tindakan perbaikan jika diperlukan,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan.
Sejumlah warga yang tinggal di sekitar Jalan Sudirman menyatakan kekecewaan mereka terhadap kondisi jalan yang tidak aman tersebut. Beberapa dari mereka bahkan mendesak agar pihak berwenang segera melakukan perbaikan untuk mencegah insiden serupa terulang lagi. “Harusnya pemerintah lebih teliti dalam memilih bahan untuk perbaikan jalan.
Insiden ini mengingatkan kembali pentingnya keselamatan dalam perancangan dan perbaikan infrastruktur jalan. Jalan bukan hanya menjadi sarana untuk kendaraan, tetapi juga untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda. Oleh karena itu, pihak berwenang diminta untuk lebih berhati-hati dalam memilih material yang digunakan untuk jalan umum, terutama di kawasan yang padat aktivitas masyarakat.
Pemasangan material seperti keramik di permukaan jalan seharusnya mempertimbangkan faktor keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Jalan yang licin dapat membahayakan banyak orang, tidak hanya pejalan kaki, tetapi juga pengendara sepeda motor dan kendaraan lainnya.
GAME TERATAS